Hubungan antara Gerakan Repetitif pada Pekerja Pabrik Rokok di Indonesia terhadap Risiko Terjadinya Sindrom Terowongan Karpal

Latar Belakang: Gerakan repetitif tangan dan pergelangan tangan merupakan salah satu faktor risiko okupasi utama untuk terjadinya Sindrom Terowongan Karpal (Carpal Tunnel Syndrome/CTS). Pekerja pabrik rokok di Indonesia, khususnya pada proses penggulungan (rolling) dan pengemasan (packaging), terpapar secara intensif terhadap gerakan repetitif, postur statis canggung, dan durasi kerja yang panjang, sehingga diduga berisiko tinggi mengalami CTS. Namun, bukti langsung yang menghubungkan paparan sp